Menuju Transformasi Digital, Layanan Fiber Optik Baru Sentuh 4 Persen Populasi Pengguna Internet

PEMERINTAH menyiapkan kebijakan ramah untuk mendukung efisiensi dan pemerataan pembangunan infrastrktur teknologi informasi dan komunikasi di seluruh Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Menurut Johnny, pemerintah bertanggungjawab memastikan efisiensi dan produktivitas agar unit cost penyelenggaraan jaringan internet broadband berjalan efisien bagi pengguna. "Saya tidak bilang murah, yang saya bilang efisien," kata Johnny di Jakarta, sebagaimana disebut dalam siaran pers Kominfo, dikutip dari Solopos.com.

Jaringan Internet

Hal itu disampaikan Johnny saat menghadiri Musyawarah Nasional Asosisasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Johnny menyebut pembangunan jaringan internet broadband penting dilakukan seiring transformasi digital dan ekonomi digitan nasional. "Dengan semakin efisien jaringan broadband, maka akan semakin efisien tata kelola komunikasi dan digital di Indonesia," katanya. Menkominfo mengingatkan perlunya peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan kebijakan ramah. Kebijakan yang dimaksud bertujuan mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan terhadap penyelenggaraan fiber optic. Menurutnya hal itu merupakan tulang punggung yang menjamin investasi jangka panjang berdampak untuk perekonomian dan aktivitas masyarakat.

Previous PostIndonesia Berpotensi Jadi Gerbang Internet Dunia
Next PostGoogle Bangun Kabel Optik Bawah Laut di Pasifik, Menghubungkan Vancouver dan Jepang